About

Konser Doa Mujizat yang disingkat dengan KDM



Latar Belakang : 

Saya melihat begitu banyak mereka yang hidup menderita karena dosa, sakit penyakit dan berbagai macam keterikatan bahkan mereka yang sudah percaya kepada Tuhan. Saya percaya Tuhan rindu untuk memulihkan dan membebaskan mereka dan saya percaya Kuasa & MujizatNya tetap sama sampai hari ini. Tahun 2011 secara khusus Tuhan memberikan visi untuk mengadakan sebuah ibadah dimana Pujian, Penyembahan dan Doa ada di sana, dan mereka yang datang mengalami perjumpaan secara khusus dengan Tuhan dan mengalami Mujizat di sana. 

Setelah melalui doa selama 1 tahun maka pada tanggal 28 September 2012 diadakan Ibadah Konser Doa Mujizat yang perdana. Dengan dasar Firman Tuhan dari Matius 10: 8 " Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma."

Visi : Kegerakan Doa & Mujizat

Misi :
1. Mengadakan ibadah Konser Doa Mujizat secara rutin setiap bulannya
2. Mengadakan ibadah Konser Doa Mujizat ke kota-kota di Indonesia
3. Bekerjasama dengan Gereja Lokal untuk adanya kegerakan doa & mujizat

Pengertian Konser Doa Mujizat :


1.       Apakah Konser Doa Mujizat?
KONSER
Kata konser kami pakai bukan mengacu kepada pertunjukan, seperti halnya konser musik / orkestra, atau konser-konser lain.
Konser (concert : bersama-sama) merupakan suatu event kebersamaan, dimana kebersamaan yang dimaksud adalah kesatuan tubuh Kristus, dalam kesatuan jiwa dan roh, berkumpul bersama memanjatkan doa,pujian, dan penyembahan yang satu, yang sama untuk satu tujuan.
Musik dan perangkat-perangkat lain adalah penunjang, bukan faktor utama walaupun memegang peran penting.
Kuasa doa sepakat
Matius  18:19 ”Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga.”
Kuasa untuk menjadi saksi / kuasa untuk memenangkan wilayah – saat kita menjawab doa Tuhan Yesus.
Yohanes 17:21 ”supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.”
Gereja (tubuh Kristus) di hadirat Allah mewakili jiwa-jiwa
II Tawarikh 7:14 ”dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.”

2.       Pentingnya firman
Doa adalah komunikasi, kita berbicara kepada Allah, dan juga penting mendengar pesan Tuhan yang khusus untuk gereja setempat dan wilayah. Metamorfosa dengan visi Kebangkitan Gereja, mendoakan Medan dan Sumatera Utara dan seluruh wilayah Indonesia. Kebangkitan Gereja akan mendatangkan pemulihan bagi bangsa Indonesia. Ada pesan Tuhan yang khusus.

3.       Doa yang kita panjatkan
·         Pertobatan pribadi dan pertobatan identifikasi
Jika orang-orang percaya dan khususnya para pemimpin dan pendoa berkumpul merendahkan hati bersama-sama maka hadirat Allah akan turun dan kita punya kuasa untuk mewakili wilayah yang kita perjuangkan untuk keselamatan.

·         Doa penyembahan, melahirkan doa profetik
Jika orang-orang percaya berkumpul bersama-sama menyembah  dalam kesatuan roh maka karunia-karunia adikodrati dicurahkan dan akan lahir doa dari ilham Roh Kudus yang akan menghancurkan langit-langit tembaga dan pintu anugerah Allah akan turun, Keselamatan &  Mujizat dinyatakan bagi Medan dan Sumatera.
·         Pengakuan dan deklarasi - Kuasa dalam mulut orang-orang percaya
Yesaya  44:26 Akulah yang menguatkan perkataan hamba-hamba-Ku dan melaksanakan keputusan-keputusan yang diberitakan utusan-utusan-Ku; yang berkata tentang Yerusalem : Baiklah ia didiami! dan tentang kota-kota Yehuda: Baiklah ia dibangun, Aku mau mendirikan kembali reruntuhannya!




1 Comment:

  1. Melchior suroso said...
    Mohon dukungan doa untuk saya sudah 5 tahun sakit stroke dan insomnia. Terima kasih. Melchior Suroso

Post a Comment