Doa yang
menghasilkan terobosan
Doa yang bagaimanakah yang berdampak, yang
menghasilkan mujijat dan
terobosan ?. Walaupun kita tahu bahwa doa adalah komunikasi dengan Allah, dan
tidak selalu berupa permintaan atau permohonan, tapi karena manusia selalu
punya kebutuhan dan punya masalah maka
kita sering mencari-cari cara berdoa yang membuat doa kita terkabul,
mendatangkan mujijat dan terobosan. Kadang kita meniru-niru orang lain yang
kita anggap berhasil dalam doa-doanya.
Sebetulnya doa yang menghasilkan mujijat dan terobosan
bukan cara doanya tetapi SIAPA yang
berdoa. Doa yang dipanjatkan oleh ORANG
BENAR yang berdoa dengan YAKIN, doa tsb besar kuasanya.
Yakobus 5:16
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya
kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan,
sangat besar kuasanya.
Maka jika
kita ingin mendapat terobosan dalam doa,
1. jadilah orang benar
2. berdoa dengan YAKIN
3.
doa anda akan berdampak luar biasa
1.
Orang
benar adalah orang yang mengambil keputusan.
Keputusan apa ? keputusan menerima Tuhan Yesus,
menjadikan Yesus sebagai satu-satunya Tuhan dan Juruselamat dalam hidup secara
pribadi. Mengambil keputusan adalah penting karena keputusan sifatnya mengikat
dan membuat sebuah hubungan menjadi kuat. Hubungan kita dengan Tuhan jangan
hanya mengalir ikut arus.
Arti menjadikan Yesus sebagai Tuhan, adalah menjadikan
Yesus sebagai penguasa tertinggi dalam hidup saudara, menyembah dan menghormati
Yesus sebagai Tuhan dan tidak ada tuhan-tuhan yang lain, tidak ada berhala
apapun, dan berjanji setia kepada Tuhan Yesus dalam keadaan apapun.
Dalam keputusan tsb, ada kesatuan antara mulut atau
ucapan dengan hati atau pikiran.
Roma 10:9
Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya
dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka
kamu akan diselamatkan.
Di akhir jaman nanti, Allah akan mengumpulkan orang-orang
benar, yaitu orang-orang yang mengikat perjanjian dengan Allah.
Mazmur 50:5
"Bawalah kemari orang-orang yang Kukasihi, yang mengikat perjanjian dengan
Aku berdasarkan korban sembelihan
Oleh karena itu kita harus menjadi Kristen yang punya
hubungan yang mengikat dengan Tuhan, ada komitmen seperti layaknya komitmen
pernikahan kudus, dan hubungan tsb bukan karena sejak kecil anda sudah beragama
Kristen, bukan karena orang tua atau keluarga anda Kristen, dan bukan karena
anda menikah secara Kristen, tetapi berdasarkan keputusan yang sifatnya
pribadi.
Kapan anda pernah mengambil keputusan ?.
2.
Orang
benar adalah orang yang hidup dalam kebenaran.
Orang benar adalah orang yang sudah mengambil keputusan
menerima Yesus, lalu meninggalkan
manusia lama yang berdosa.
Orang benar adalah orang yang tidak berbuat jahat, baik
terhadap Allah, terhadap diri sendiri dan terhadap sesama. Orang yang menyakiti
isteri, suami, anak atau orang tua
adalah orang jahat. Orang yang merugikan, mencelakakan, menyusahkan
orang lain adalah orang jahat.
I Petrus 3:12
Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada
permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang
yang berbuat jahat."
Orang benar
adalah orang yang hidup dalam pertobatan. Daud butuh pertobatan, demikan pula Abraham, Musa, Saul, Salomo, Petrus yang pernah
menyangkal Yesus dan pernah berlaku munafik (Galatia 2:13), Yudas, Simon,
Thomas, dan banyak lagi. Mereka semua bukan orang tidak percaya !, bahkan
sebagian sangat dekat dengan Tuhan. Sayangnya tidak semua tokoh-tokoh tsb
bertobat setelah melakukan kesalahan.
Maka kita sebagai orang percaya, kita juga harus
selalu hidup dalam pertobatan. Jangan mempertahankan sesuatu yang buruk dalam
hidup kita tanpa mempertobatkannya .
Orang benar
adalah orang yang selalu membereskan hati. Hati yang marah, kecewa, pahit, dendam, kesal, iri atau
cemburu, akan menghalangi doa-doa kita. Yesus didengar karena Dia Anak Allah
tetapi juga karena kesalehanNya.
Ibrani 5:7
Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan
dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari
maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan.
Yohanes Pembaptis mempersiapkan kedatangan Yesus, apa
yang dia lakukan ?. Yohanes tidak melakukan pelayanan spektakuler seperti Musa,
Elia atau Elisa, tapi dia mengajar orang untuk bertobat (Matius 1:3) dan
membabtis sebagai tanda pertobatan.
Jika kita hidup dalam pertobatan dan benar-benar
membersihkan diri, maka kita juga sedang mempersiapkan Yesus sang Raja
kemuliaan untuk bertahta dalam hati kita, maka doa-doa kita akan selaras dengan
Allah dan berdampak luar biasa.
3.
Berdoa dengan yakin.
Orang benar harus berdoa dengan yakin, artinya berdoa
dengan sungguh-sungguh, berseru,
berteriak, bersemangat,
bertalu-talu. Yang penting permintaan tidak menyimpang dari kehendak
Allah.
Berdoa dengan yakin karena
tahu bahwa Tuhan berkuasa, karena
tahu Dia pasti mau mendengar dan menjawab, karena tahu bahwa waktu perkenanan Tuhan segera tiba bagi orang
benar.
Amsal 15:29
TUHAN itu jauh dari pada orang fasik, tetapi doa orang benar didengar-Nya.
Elisa memohon urapan Allah, dan dia antusias, Elisa
mengejar, sementara banyak orang
menyingkir. Oleh karena itu kita jangan
punya mental santai dan lamban, bagaima
nanti, cukuplah begini-begini aja. Mari kita
antusias dan bersemangat.
AKHIR
Kisah Para
Rasul 1:4-5 Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia
melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ
menantikan janji Bapa, yang -- demikian kata-Nya -- "telah kamu dengar
dari pada-Ku. Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu
akan dibaptis dengan Roh Kudus."
Urapan Roh Kudus akan membuat cara kita berdoa akan
berbeda, doa penuh dengan kuasa.
Tuhan memberkati, Ida SP
0 Comments:
Subscribe to:
Post Comments (Atom)